Bukan Sekadar Konten: Menyingkap Sifat Negatif Cosplayer Ini yang Mengubah Segalanya
Banyak cosplayer dan non cosplayer penasaran dengan konten cosplay orang itu dengan alasan ungkap sisi lain, namun seseorang justru mengungkap sisi negatif cosplayer itu yang merubah pandangan seutuhnya.
(Sebelum membahas ini, saya memberikan disclaimer bahwa informasi di tulisan ini saya dapatkan dari beberapa narasumber yang tidak bisa saya sebutkan namanya. Demi menjaga keamanan dan privasi mereka, identitas serta sumber aslinya sengaja saya simpan rapat-rapat.)
Dalam beberapa waktu ke belakang, dunia cosplay di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Bukan karena masalah harga bahan untuk membuat kostum naik atau masalah logistik, namun karena salah seorang cosplayer yang diketahui punya nama cukup mentereng terutama di Instagram dan diketahui berinisial K.
Cosplayer inisial K ini awalnya suka memberikan konten di Instagram perihal ungkap sisi lain yang tidak banyak diungkap oleh orang di dunia cosplay, termasuk sesama cosplayer. Walaupun cara yang disampaikan oleh cosplayer itu memang dinilai tidak nyaman meski memamparkan beragam fakta.
Namun, beberapa orang yang diduga korban (diketahui cosplayer juga) justru memaparkan sebuah fakta mencengangkan soal sisi gelap cosplayer K dan seketika menjadi buah bibir di Instagram, banyak sebagian besar cosplayer juga ikut berbicara terhadap cosplayer K itu, baik melalui postingan, komentar di postingan akun yang kebetulan membahas hal serupa atau bercerita lewat Instagram story.
Sudut Pandang Cosplayer
Saya mencoba menelusuri beberapa akun cosplayer yang sebagian besar aktif di Instagram untuk mengetahui pandangan mereka terhadap cosplayer K. Setelah menelusuri, banyak ditemukan hal yang sangat ganjil dari cosplayer itu bahkan termasuk saya sendiri.
Ketika saya melihat Instagram Story dari salah satu cosplayer (sebut saja Yahoo), menceritakan bagaimana sisi negatif yang diperlihatkan cosplayer K. Diduga cosplayer K sempat mengeluarkan kata kasar serta menjelekan secara terang-terangan kepada Yahoo karena suatu hal bahkan saat menjuri sekalipun.
Bahkan, ada cosplayer lain (sebut saja Aji Pisang) yang membagikan sebuah percakapan WhatsApp melalui Instagram Story via "Add Yours". Poin yang diperlihatkan justru mengungkap lebih dalam soal cosplayer K karena secara langsung memaparkan sifat aslinya.
Dari pesan yang saya baca, cosplayer K ini diduga punya sifat NPD (Narcissistic Personality Disorder) yakni pola jangka panjang dari rasa mementingkan diri sendiri yang berlebihan, kebutuhan yang besar untuk dikagumi, dan kurangnya empati terhadap orang lain.
Tidak hanya NPD, cosplayer K juga ada dugaan memiliki sifat PDF (Paternal Deprivation Factor). PDF pada dasarnya adalah kondisi di mana seorang anak tumbuh tanpa kehadiran fisik atau keterlibatan emosional dari sosok ayah.
Selain itu, dugaan lainnya mengenai sisi gelap cosplayer K adalah ternyata seorang penyuka minor alias ketertarikan seksual atau perilaku obsesif yang tidak wajar terhadap cosplayer yang masih anak-anak atau remaja.
Sementara itu, cosplayer lainnya (sebut saja Linggis Ngawi) juga ikut bersuara terkait kejelekan cosplayer K melalui Instagram Story. Linggis Ngawi merasa apa yang dilakukan cosplayer K tidak memberikan respek sama sekali dan justru menyerang korban yang diduga alami Sexual Abuse tanpa pamrih sehingga Linggis Ngawi sedikit marah atas hal itu.
Sudut Pandang Saya
Lantas bagaimana pandangan saya terhadap cosplayer K, walaupun tidak pernah bertemu secara tatap muka di event manapun. Sekilas, cosplayer K adalah orang yang sangat vokal terhadap apa yang salah dalam dunia cosplay Indonesia.
Hanya saja, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya merasa keberatan dengan cara yang disampaikan bahkan terkesan frontal dan bikin beberapa cosplayer sedikit marah terhadap cosplayer K. Maka dari itu, saya lebih memilih orang lain dibandingkan cosplayer K dalam memberikan informasi soal keganjilan dunia cosplay di Indonesia.***



Komentar
Posting Komentar